Merek Treadmill Terbaik dan Murah Bikin Semangat Fitness di Rumah

Merek treadmill terbaik dan murah ini, bisa dijadikan rekomendasi, buat kamu yang rindu tempat gym, selama pandemi. Pasalnya, kini di rumah pun, kamu bisa treadmill dengan aman, tanpa takut terinfeksi Covid-19.

Tekan Penyebaran Covid-19, dengan Fitness di Rumah Saja!
Setidaknya, sudah masuk bulan keenam, masyarakat Indonesia masih harus menerapkan physical distancing, demi menekan penyebaran Covid-19 di tempat umum, termasuk di tempat gym.

Sehingga, buat kamu yang biasa berolahraga di tempat gym, pasti akan rindu dengan suasana serta alat-alatnya yang praktis, seperti alat untuk treadmill.

Namun, kamu tidak perlu khawatir, karena kamu bisa membeli alat di toko treadmill sendiri, dengan harga terjangkau mulai sejutaan, namun tetap berkualitas.

Bahkan, kamu juga bisa pilih alat treadmill, yang lengkap dengan fitur canggih seperti di tempat gym sekalipun loh, dan harganya paling mahal masih di angka belasan juta.

Nah, buat kamu yang ingin olahraga di rumah makin semangat, lebih baik intip rekomendasi merek treadmill terbaik dan murah berikut ini.

Yuk, buat yang penasaran dengan pilihan treadmill, beserta fitur-fitur sekaligus harganya, kami akan merangkum mulai dari yang terbaik dengan harga termahal, hingga yang termurah.

5 Merek Treadmill Terbaik dan Murah

1. Idachi – Motorized Treadmill

2. OB FIT – Electric Treadmill with Belt Massager

3. Jaco – Treadmill Cure Flex

4. RedPanda – Multifunction Treadmill

5. iReborn – Moscow M1 Motorized Treadmill

Alat Gym Ini Bisa Membuatmu Tetap Bisa Berolahraga di Rumah

Latihan Lari Diluar Ruangan Vs Lari Treadmill

Jika dilihat sekilas, lari di luar ruangan dan di atas treadmill merupakan olahraga yang sangat mirip. Keduanya menggunakan kelompok otot yang sama, serta membutuhkan gerakan maju dan gerak tubuh. Terlebih lagi, kedua aktivitas ini dapat membantu meningkatkan kebugaran dan daya tahan kardiovaskular, mengurangi persentase lemak tubuh, serta mengencangkan dan memperkuat kaki dan inti otot. Namun, jika kita perhatikan lebih saksama, ada beberapa perbedaan antara lari di luar ruangan dan di atas treadmill. Mari kita lihat perbedaannya di bawah ini!

Lari di luar ruangan

Variasi rute
Hal yang baik mengenai lari di luar ruangan adalah bahwa Anda memiliki jumlah rute yang tak terbatas untuk dilalui. Anda mungkin ingin melalui rute yang berbeda tergantung dari suasana hati Anda. Contohnya, Anda bisa memilih rute linear untuk berlari ke arah tujuan akhir Anda. Atau Anda juga bisa memilih rute sirkular yang akan membawa Anda kembali ke tempat semula.

Namun, jika Anda ingin terus meningkatkan kebugaran Anda dan membakar jumlah optimal kalori, Anda harus mengubah rute lari Anda secara teratur untuk mencegah tubuh terbiasa dengan rutinitas Anda.

Variasi permukaan
Berlari di luar ruangan menantang Anda dengan permukaan rute yang tidak terduga dibandingkan dengan di atas treadmill. Hal ini memiliki manfaat sebagai latihan keseimbangan dan koordinasi. Anda harus bekerja keras untuk menjaga keseimbangan di medan yang tidak rata, seperti retakan di trotoar, gundukan di lapangan, dan lain-lain.

Permukaan jalan dan trotoar mudah untuk diprediksi. Jika Anda seorang pemula, berlari pada kondisi permukaan yang tergolong ringan ini mungkin adalah yang paling aman untuk dilakukan. Pastikan bahwa Anda memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan mengenakan pakaian dengan visibilitas tinggi. Anda sebaiknya tetap berada di atas trotoar jika memungkinkan, tetapi jika Anda harus berada di jalan raya, tetaplah berada di sisi jalan dan perhatikan setiap kendaraan yang melintas mendekati Anda.

Berlari di pasir akan menguji daya tahan Anda sehingga Anda akan membakar lebih banyak kalori. Terlebih jika pasir yang dipijak merupakan pasir yang lembut, Anda akan semakin sulit untuk bergerak maju, sehingga tenaga yang Anda keluarkan akan semakin besar.

Kondisi cuaca
Bila Anda ingin lari di luar ruangan, cuaca sering kali menjadi faktor penentu. Jika awan sudah mulai gelap atau ada rintik-rintik hujan, pasti Anda akan membatalkan keinginan tersebut. Namun, olahraga akan lebih efektif jika dilakukan secara teratur, seminggu sekali tidak akan cukup. Kita tahu bahwa Indonesia memiliki 2 musim. Jadi, ketika Anda lari di luar ruangan saat musim hujan, Anda harus memakai pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca saat itu.

Biaya
Salah satu keuntungan berlari di luar ruangan adalah Anda tidak perlu mengeluarkan uang sama sekali. Anda mungkin akan keluar biaya untuk membeli beberapa perlengkapan yang dibutuhkan untuk berlari, namun hal itu tetap akan jauh lebih murah dibandingkan dengan bergabung dalam gym atau membeli treadmill.

7 Cara Mengefektifkan Penggunaan Treadmill

Soal olahraga memang soal selera. Ada yang lebih senang berlari di udara terbuka dan menganggap mereka yang suka menggunakan treadmill mirip hamster.

Tapi ada juga yang lebih memilih untuk menggunakan treadmill dan memberli di toko treadmill terdekat. Apalagi di cuaca yang kurang bersahabat seperti saat ini penggunaan treadmill akan bisa memastikan kita tak kehilangan kesempatan untuk berlatih.

Namun treadmill tak bisa digunakan sembarangan. Seperti dilansir Huffington Post ada beberapa cara untuk mendapatkan manfaat lebih besar dari berlari dengan menggunakan treadmill.

1. Rencanakan apa yang akan Anda lakukan

Jangan langsung melompat ke alat dan mulai berjalan atau berlari. Cara ini akan membuat Anda segera bosan dan berhenti sebum mencapai target.

Sebaliknya susun dulu strategi, apakah Anda akan berlatih dengan interval, interval dengan incline di mana langkah dibuat seperti menanjak atau gabungan keduanya. Cara ini akan membuat Anda lebih bersemangat. Jangan kaget jika kemudian Anda bisa berlari dengan tempo yang lebih cepat dari yang Anda duga semula.

2. Jauhkan tangan dari pegangan saat melangkah dengan incline

Mungkin Anda suka melihat orang yang melangkah dengan incline atau menanjak sembari berpegangan pada mesin treadmill. Atau mungkin Anda sendiri melakukannya.  Ini sungguh kurang baik. Berpegangan pada alat treadmill tidak baik untuk bagian punggung Anda. Lagipula tidak membuat Anda lebih kuat juga. Jika Anda merasa lemah saat gerakan menanjak, cobalah lakukan dalam irama yang lebih lambat.

3.  Jauhkan tubuh dari konsol pengatur

Berjalan atau berlari terlalu dekat dengan konsol pengatur akan membuat Anda terpaksa melangkah lebih kecil, hasilnya postur tubuh juga jadi tak alami. Artinya Anda berlari tidak efisien. Jadi jaga jarak tubuh dengan konsol pengendali. Jangan takut Anda tak akan terjatuh ke belakang, selama tombol pengendali untuk berhenti mendadak masih berada dalam jangkauan Anda.

4. Lakukan perenggangkan pada lengan dan bahu dulu

Jangan berpikir karena menggunakan treadmill Anda hanya membutuhkan otot kaki. Karena lengan dan bahu juga penting untuk menjaga keseimbangan. Jadi pastikan tangan juga mengalami cukup perenggangan seperti juga kaki sebelum melangkah.

5. Minimalkan ayunan lengan

Menghindari ayunan lengan terlalu kerns saat melangkah penting untuk menjaga keseimbangan tubuh bagian tengah. Jaga asal paralel dengan kaki untuk menciptakan gerakan yang stabil dan membuat otot-otot pusat bekerja lebih baik. Gerakan tangan saat melangkah harusnya adalah naik dan turun bukan ke kiri dan ke kanan.

6. Relakskan wajah dan tangan

Berlari memang berat, tapi jangan tunjukan dengan membuat wajah jadi tegang, terutama saat melakukan interval. Buat semuanya sesantai mungkin dan jangan lupa atur napas. Penting juga untuk membuat santai kedua tangan Anda. Ini akan  mengurangi ketegangan di tubuh dan membuat lari di treadmill jadi lebih santai sehingga rasanya juga tak akan menyakitkan untuk tubuh Anda.

7. Katakan “tidak” pada telepon pintar

Jika Anda orang yang tidak bisa lepas dari ponsel, jika ingin menggunakan treadmill sudah waktunya Anda berpisah dari ponsel Anda. Menggunakan ponsel akan memecah konsentrasi Anda saat melangkah. Belum lagi riset membuktikan orang yang menghabiskan banyak waktu dengan ponselnya cenderung tidak fit fisiknya dibanding yang menyisihkan waktu sedikit saja untuk menggunakan ponsel. Jika musik favorit Anda di ponsel, cukup batasi penggunaan ponsel hanya untuk fungsi musik ini saja selama berlatih dengan treadmill.

Magnetic Recumbent Bike

Magnetic Recumbent Bike
Merk : Athletic
Tipe : S-500

Spesifikasi
• Dimensi : 133 x 50 x 114cm
• Level Pemberat : 8 level
• Bangku bisa di setel sesuai keinginan
• Monitor Display
▪Kecepatan
▪Waktu
▪Odometer
▪Kalori
▪Jarak
▪Detak jantung

Mana Lebih Baik, Berlari di Treadmill atau Luar Ruang?

Berlari di treadmill atau berlari di luar, pada dasarnya aktivitas fisik lari. Namun, kedua cara itu tentu punya banyak perbedaan bagi pelari. Pertama kali melakukan olahraga lari di treadmill bisa terasa membosankan. Praktis kamu diam tanpa ada pandangan baru yang mengganggu, kecuali jika kamu mempunyai televisi menyala tepat di depanmu.

Sementara berlari di luar memberi udara segar, perubahan pemandangan, serta perubahan permukaan. Penelitian terbaru menyimpulkan, ada beberapa situasi di mana berlari di treadmill lebih menguntungkan. Namun secara keseluruhan, kedua metode lari tersebut tak jauh berbeda. Pada sebuah meta-analisis yang diterbitkan Sports Medicine, para peneliti mengamati 33 studi yang membandingkan berlari di treadmill dengan berlari di luar rumah.

Mereka menemukan, kedua permukaan memberi seseorang lari yang relatif sama. Sedikit perbedaan di antara kedua jenis lari itu seperti serangan kaki, fleksi lutut, serta perpindahan vertikal panggul.

Peneliti juga menemukan bahwa permukaan tanah dapat membuat perbedaan terbesar berdasarkan jenis cedera tertentu. Mereka melihat apakah kemiringan sekitar 1 persen benar-benar memengaruhi atau tidak. Saat berlari di atas treadmill, seseorang diamati mendarat pakai tumit (lebih ke bagian tengah atau depan kaki). Sementara, ketika berlari di luar, orang-orang cenderung mendarat di kaki bagian belakang. Perubahan ini kemungkinan karena tubuh sedang mencoba mengkompensasi pada perbedaan permukaan.

Demikian menurut penulis studi utama, Bas Van Hooren, PhD di bidang kesehatan, kedokteran, dan ilmu kehidupan di Maastricht University, Belanda. Perbedaan kecil ini dapat disebabkan oleh tingkat kenyamanan seseorang berlari di treadmill. Jika kamu melakukan gaya mendorong di atas treadmill, kecepatan sabuk akan sedikit mengubah gaya berlarimu.

Pelari juga cenderung mengalami ketegangan tulang lebih rendah pada tulang kering ketika berlari di treadmill dibandingkan dengan berlari di luar. Ini dapat bermanfaat untuk merehabilitasi diri dari fraktur stres, sebab treadmill tertentu mempunyai permukaan yang kurang kaku daripada berlari di atas aspal.

Saat Lari Sering Salah Namun, jika kamu sedang berjuang sembuh dari cedera betis atau tendon Achilles, berlari di luar lebih bermanfaat karena tidak terlalu memaksa otot dan tendon bekerja keras, kata Van Hooren. Lalu, perlukah menambah kemiringan sebesar 1 persen pada treadmill untuk meniru intensitas lari di luar ruangan? Ternyata jawabannya tidak. Berlari di treadmill sudah sangat menyerupai apa yang kamu rasakan saat berlari di luar.

Menambahkan kemiringan 1 persen di atas treadmill baru bermanfaat bagi mereka yang berlari lebih cepat dari 8 – 10 mil per jam (12 – 16 km per jam) untuk mengimbangi kurangnya hambatan udara ketika berlari dengan kecepatan tersebut, seperti disebutkan studi sebelumnya yang diterbitkan Sports Medicine

Perbedaan Cara Menggunakan Treadmill Elektrik dan Manual

Perbedaan Cara Menggunakan Treadmill Elektrik dan Manual

Treadmill elektrik dan treadmill manual adalah alat olahraga yang sangat digemari saat ini. anda bisa mendapatkannya di toko treadmill terdekat anda.

Karena treadmill elektrik dan treadmill manual adalah alat yang paling efektif untuk latihan kardio (pembakaran lemak).

Bahwa itu sangat cocok untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan atau mengecilkan bagian tubuh Anda yang terlihat kurang menarik (perut, misalnya).

Seiring perkembangan zaman kini banyak sekali orang-orang yang membeli treadmill elektrik dan treadmill manual secara online.

Perbedaan Cara Menggunakan Treadmill Elektrik dan Manual

Sehingga sebagian orang yang tidak tahu cara penggunaan treadmill elektrik dan manual.

CARA MEMAKAI TREADMILL ELEKTRIK

Nah, kita bahas terlebih dahlu tentang cara memanfaatkan Treadmill Elektrik sebagai berikut:

  1. Pertama, turunkan papan Treadmill elektrik, biasanya ada pengunci yang harus di tekan.Di bagian tengah papan (Biarkan papan turun secara otomatis jangan di dorong)
  2. Pastikan kabel Power terhubung dengan aliran listrik di rumahmu.
  3. Hidupkan tombol Power yang berada di bagian bawah papan Treadmill elektrik.
  4. Pasangkan Safety Key pada monitor Treadmill.Nah, langkah ini yang biasa terlewat oleh banyak orang.Jika, Safety Key (Magnet Treadmill) tidak terpasang pada Treadmill elektrik, maka alat fitness ini tidak akan berjalan dan monitor akan menunjukan tampilan E7.Dan Safety Key ini berfungsi sebagai pengaman.

    Bila dalam kecepatan tinggi, maka Anda tidak akan sempat menekan tombol Stop, Anda bisa mencabut Safety Key sehingga treadmill elektrik akan otomatis berhenti.

  5. Tekan tombol Start pada monitor, lalu treadmill akan berjalan di kecepatan paling rendah,Setelah itu, tekan tombol kecepatan untuk mempercepat atau memperlambat kecepatan treadmill.
  6. Terakhir, tekan tombol Stopbila kamu ingin berhenti latihan olahraga dengan treadmill.

CARA MEMAKAI TREADMILL MANUAL

Sedangkan cara menggunakan Treadmill manual lebih simpel.

  1. Pertama, buka pengunci papan yang terletak di samping treadmill.
  2. Lalu gerakan kaki seperti sedang mendorong, karpet treadmill akan bergerak sesuai dengan kecepatan langkah kaki kita

Demikian perbedaan cara menggunakan treadmill elektrik dan treadmill manual.

Masing-masing memiliki tata cara yang berbeda.

Namun, keduanya sama-sama memiliki fungsi kardio (pembakaran lemak) yang efektif.

Sekian semoga bermanfaat.

Jadikan Tubuh Anda Mesin Pembakar Lemak Dengan Alat Treadmill

Jadikan Tubuh Anda Mesin Pembakar Lemak Dengan Alat Treadmill

Rutinitas olahraga terbukti manjur dalam membentuk serta merawat tubuh tetap bugar, sehat, dan ideal. Terlebih bagi Anda yang setiap hari hanyut dalam kesibukan yang menuntut aktifitas tinggi dengan beban kerja yang menumpuk tak habis-habisnya, menyeimbangkan rutinitas Anda dengan fitness jelas dibutuhkan demi menjaga kondisi badan. Gimana cara mensiasatinya?

Treadmill adalah salah satu peralatan latihan (indoor) yang cukup populer bagi penggemar fitness dimanapun. Latihan ini tidak membutuhkan banyak tempat. Selama menjalani latihan di dalam ruangan, Anda pun dapat terus berlatih sepanjang waktu tanpa perlu mengkhawatirkan pergantian cuaca diluar (panas/hujan). Treadmill merupakan suatu jenis olahraga yang melatih otot jantung “Cardio”, karena mengaplikasikan gerakan jalan, jalan cepat, dan bahkan berlari, yang bila dilakukan konsisten dan teratur, teruji ampuh dapat menghancurkan lemak pada tubuh Anda.

Beberapa keuntungan memiliki peralatan olahraga di rumah:

  • Manajemen waktu

Faktor cuaca, kemacetan lalu lintas, jarak, serta padatnya aktifitas sehari-hari, sering menjadi alasan utama banyak fitness mania enggan dan malas untuk mendatangi gym ataupun fitness center. Dengan mempunyai peralatan olahraga dirumah, Anda bisa menghemat banyak waktu setiap harinya. Jadwal latihanpun menjadi fleksibel dan mudah untuk diatur kapanpun Anda memunyai waktu luang.

  • Efisiensi biaya

Bila tersedia peralatan olahraga dirumah, Anda dapat melakukan olahraga tanpa mengeluarkan banyak biaya (kecuali untuk investasi awal & biaya listrik). Anda pun tidak perlu memikirkan ongkos perjalanan, biaya parkir, dsb. Peralatan olahraga rumahan (treadmill) pun umumnya dapat digunakan untuk seluruh anggota keluarga. Sehingga investasi Anda membeli produk menjadi lebih efisien.

  • Bangkitkan motivasi

Menjalani rutinitas olahraga di rumah mempunyai keuntungan lainnya, yaitu aktifitas olahraga Anda pun cenderung lebih aman dan nyaman. Sebagai contoh, Anda tidak perlu khawatir dengan berbagai kejahatan yang mengintai ketika Anda berada diluar rumah, ataupun hewan peliharaan liar yang akan mengganggu aktifitas berlari mengitari daerah Anda tinggal misalnya. Berolahraga dirumah, terlebih jika dilakukan bersama-sama dengan anggota keluarga yang lain, tentu akan membangkitkan motivasi Anda sekeluarga, serta mendorong keharmonisan untuk terus melakukan pola hidup yang menyehatkan.

Banyak orang yang menganggap bahwa berlatih dengan memakai treadmill adalah sesuatu yang monoton dan membosankan untuk dilakukan. Karena itulah di edisi kali ini, Reps akan membuktikan bahwa Anda bisa mendapatkan latihan yang efektif membakar lemak, variatif, dengan menggunakan alat treadmill secara kontinyu selama 3 bulan, dan tentu latihanpun setiap harinya akan menyenangkan dan tidak membuat Anda jadi bosan.

Tips Membeli Alat Olahraga Terbaik Untuk Rumahan

10 Rekomendasi Treadmill Terbaik Tahun 2020

Anda ingin bugar dengan berolahraga setiap hari? Atau mungkin Anda ingin menurunkan berat badan? Tidak perlu pergi ke gym, Anda bisa berolahraga jalan cepat, berlari, ataupun jogging dengan alat treadmill yang bisa kalian dapatkan di toko treadmill kapan pun Anda mau.

Meski bukan merupakan alat olahraga yang murah, membeli treadmill bisa menjadi investasi yang baik untuk Anda. Kali ini kami akan berbagi pengetahuan tentang cara memilih treadmill terbaik. Lalu, kami juga memberikan rekomendasi treadmill dari merek Idachi, OB FIT, Jaco, Total Fitness, dan lainnya yang bisa Anda miliki di rumah

Alat yang satu ini memiliki enam fungsi dalam satu alat, yaitu sebagai treadmill, stepper, massager, ropper, twister, dan push up handle. Anda akan merasa puas dengan fungsinya yang banyak untuk membantu mengejar target olahraga. Anda juga bisa memantau kondisi tubuh karena alat ini dilengkapi pengukur denyut nadi dan kalori yang dibakar saat olahraga.

Anda juga bisa mengatur tingkat kemiringan pada alat ini secara manual hingga 15%. Area larinya pun memungkinkan Anda bergerak dengan cukup leluasa. Saat tidak digunakan, Anda bisa melipat alat ini dengan mudah. Selain itu, treadmill ini juga dilengkapi dengan roda sehingga Anda bisa memindahkannya untuk disimpan.

Chicago X2 adalah treadmill elektrik dengan kemiringan area lari yang bisa diatur secara manual. Anda bisa menggunakannya untuk berjalan, jogging, atau berlari cepat. Selain itu, alat ini juga bisa membantu latihan Anda lebih terukur dengan monitor detak jantung, kecepatan, waktu, lemak tubuh, dan kalori yang terbakar.

Sabuk konveyor pada treadmill ini mampu menopang berat hingga 120 kg serta terbuat dari bahan antilicin dan elastis sehingga Anda akan terhindar dari risiko cedera. Jalan cepat atau berlari cepat setiap hari akan menyenangkan untuk dilakukan dengan alat ini.

Ingin berolahraga tapi kondisi tidak memungkinkan seperti saat pandemi Covid-19 ini? Jangan khawatir, ada banyak aktivitas olahraga yang bisa Anda lakukan di rumah. Salah satunya adalah lari di treadmill. Mengoperasikan treadmill bisa cukup membingungkan bagi mereka yang belum terbiasa menggunakannya. Salah pencet tombol, misalnya tak sengaja menaikkan kecepatan treadmill, bisa saja menyebabkan cedera pada penggunanya. Tips lari di treadmill Bagi pemula yang masih bingung dan tidak yakin untuk menggunakan treadmill, berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu Anda. 1. Awali dengan pemanasan Langkah awal sebelum lari di treadmill adalah melakukan pemanasan dengan berjalan kaki selama setidaknya lima menit dalam kecepatan lambat hingga sedang sekitar 3-4 km per jam yang bisa diatur pada treadmill. Anda bisa melakukan pemasasan selama 5-15 menit. 2. Pelajari fungsi mesin treadmill dengan baik Untuk memaksimalkan olahraga Anda, pelajari berbagai fungsi mesin yang Anda gunakan. Jika Anda menggunakan treadmill di pusat kebugaran, minta bantuan petugas untuk memandu menjalankan fungsinya sebelum menggunakannya, karena tombol fungsi pada mesin treadmill cukup banyak. 3. Jaga kemiringan agar tidak terlalu curam Beberapa pelari beranggapan bahwa mereka sering menggunakan treadmill sehingga tidak jarang ada yang menantang diri mereka sendiri dengan mengatur trek treadmill menjadi tanjakan yang curam atau lebih dari 2 persen. Hal tersebut sebaiknya tidak dilakukan karena dapat menyebabkan ketegangan pada punggung, pinggul, dan pergelangan kaki. Hindari berlari di tanjakan yang curam selama lebih dari lima menit. Anda bisa mencampur tanjakan curam dengan flat running. Bagian yang menanjak membantu membangun kekuatan, sementara flat running membangun stamina dan daya tahan. Lakukan latihan dalam interval 30 menit. 4. Perhatikan langkah Anda Bentuk kesalahan umum saat treadmill adalah overstriding, atau mendarat dengan tumit terlebih dahulu. Karena sabuk treadmill bergerak ke depan, overstriding membuat pengereman pada sabuk sehingga berpotensi mencederai kaki Anda. Untuk menghindari ini, cobalah untuk menjaga kaki Anda berada di bawah tubuh. Pastikan juga tubuh tetap tegak, tidak perlu condong ke depan. Jika terlalu condong ke depan, Anda mungkin berakhir dengan sakit leher dan punggung, atau bisa kehilangan keseimbangan. 5. Tingkatkan jumlah langkah Semakin banyak langkah yang Anda ambil per menit, maka semakin efisien Anda berlari di treadmill. Untuk meningkatkan jumlah langkah selama menjalankan treadmill, fokuslah untuk mengambil langkah yang lebih pendek, lebih cepat, dan menjaga kaki dekat dengan sabuk. 6. Jangan lompat atau pindah posisi saat treadmill masih bergerak Salah satu penyebab terbesar cedera saat treadmill adalah melompat atau jatuh dari treadmill yang bergerak cepat. Jika Anda perlu melakukan sesuatu, Anda bisa memperlambat kecepatan treadmill terlebih dahulu. Setelah itu, barulah Anda dapat melangkah dengan hati-hati. Lakukan hal yang sama ketika Anda kembali, jangan mencoba untuk mematikan atau meninggalkan treadmill saat kecepatan tinggi dan kemiringan yang curam karena bisa membahayakan penggunanya.

Tips Lari di Treadmill agar Olahraga Anda Semakin Efektif

Ingin berolahraga tapi kondisi tidak memungkinkan seperti saat pandemi Covid-19 ini? Jangan khawatir, ada banyak aktivitas olahraga yang bisa Anda lakukan di rumah. Salah satunya adalah lari di treadmill yang bisa anda dapatkan di toko treadmill terdekat

Mengoperasikan treadmill bisa cukup membingungkan bagi mereka yang belum terbiasa menggunakannya. Salah pencet tombol, misalnya tak sengaja menaikkan kecepatan treadmill, bisa saja menyebabkan cedera pada penggunanya.

Tips lari di treadmill

Bagi pemula yang masih bingung dan tidak yakin untuk menggunakan treadmill, berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu Anda.

1. Awali dengan pemanasan

Langkah awal sebelum lari di treadmill adalah melakukan pemanasan dengan berjalan kaki selama setidaknya lima menit dalam kecepatan lambat hingga sedang sekitar 3-4 km per jam yang bisa diatur pada treadmill. Anda bisa melakukan pemasasan selama 5-15 menit.

2. Pelajari fungsi mesin treadmill dengan baik

Untuk memaksimalkan olahraga Anda, pelajari berbagai fungsi mesin yang Anda gunakan. Jika Anda menggunakan treadmill di pusat kebugaran, minta bantuan petugas untuk memandu menjalankan fungsinya sebelum menggunakannya, karena tombol fungsi pada mesin treadmill cukup banyak.

3. Jaga kemiringan agar tidak terlalu curam

Beberapa pelari beranggapan bahwa mereka sering menggunakan treadmill sehingga tidak jarang ada yang menantang diri mereka sendiri dengan mengatur trek treadmill menjadi tanjakan yang curam atau lebih dari 2 persen. Hal tersebut sebaiknya tidak dilakukan karena dapat menyebabkan ketegangan pada punggung, pinggul, dan pergelangan kaki.Hindari berlari di tanjakan yang curam selama lebih dari lima menit. Anda bisa mencampur tanjakan curam dengan flat running. Bagian yang menanjak membantu membangun kekuatan, sementara flat running membangun stamina dan daya tahan. Lakukan latihan dalam interval 30 menit.

4. Perhatikan langkah Anda

Bentuk kesalahan umum saat treadmill adalah overstriding, atau mendarat dengan tumit terlebih dahulu. Karena sabuk treadmill bergerak ke depan, overstriding membuat pengereman pada sabuk sehingga berpotensi mencederai kaki Anda.Untuk menghindari ini, cobalah untuk menjaga kaki Anda berada di bawah tubuh. Pastikan juga tubuh tetap tegak, tidak perlu condong ke depan. Jika terlalu condong ke depan, Anda mungkin berakhir dengan sakit leher dan punggung, atau bisa kehilangan keseimbangan.

5. Tingkatkan jumlah langkah

Semakin banyak langkah yang Anda ambil per menit, maka semakin efisien Anda berlari di treadmill. Untuk meningkatkan jumlah langkah selama menjalankan treadmill, fokuslah untuk mengambil langkah yang lebih pendek, lebih cepat, dan menjaga kaki dekat dengan sabuk.

6. Jangan lompat atau pindah posisi saat treadmill masih bergerak

Salah satu penyebab terbesar cedera saat treadmill adalah melompat atau jatuh dari treadmill yang bergerak cepat. Jika Anda perlu melakukan sesuatu, Anda bisa memperlambat kecepatan treadmill terlebih dahulu. Setelah itu, barulah Anda dapat melangkah dengan hati-hati.Lakukan hal yang sama ketika Anda kembali, jangan mencoba untuk mematikan atau meninggalkan treadmill saat kecepatan tinggi dan kemiringan yang curam karena bisa membahayakan penggunanya.

Tips Memilih Sepeda Statis Untuk Pemulihan Cedera Patah Tulang

Cedera patah tulang pada kaki anda dapat mempengaruhi salah satu dari 3 tulang utama pada kaki, yaitu Femur, Tibia, Fibula. Menggunakan sepeda fitness statis untuk latihan pasca cedera dapat meningkatkan kekuatan otot dan fleksibilitas dan juga mempercepat masa penyembuhan sendi dan tulang dan yang terpenting dapat mengembalikan fungsi kaki anda sebagaimana mestinya. Para dokter juga sering menganjurkan untuk para pasien patah tulang terutama pada kaki, untuk melakukan penyembuhan dengan membeli sepeda statis agar digunakan di rumah.

Nah, berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan saat anda membeli sepeda statis untuk mempercepat masa penyembuhan tulang anda.

 

Ketinggian tempat duduk

Fitness bike yang disarankan untuk proses penyembuhan baik itu patah tulang atau pengapuran tulang dan sebagainya adalah yang mempunyai ketinggian tempat duduk yang tepat untuk penggunanya. Pastikan pengguna dapat menyentuh dan mengayuh sepeda statis dengan putaran sempurna. Dan pastikan katup untuk menyesuaikan ketinggian dan posisi kursi sudah aman dan kencang untuk menghindari gerakan yang tidak perlu saat latihan.

Tingkat berat kayuhan

Sepeda statis  yang tepat untuk pemulihan cedera adalah yang mempunya tingkat berat kayuhan yang pas dan sesuai dengan kondisi kaki kita yang sedang cedera. Tentu anda tidak ingin memperparah keadaan kaki yang sedang cedera, dengan mengayuh sepeda latihan anda dengan kayuhan yang berat. Maka pastikan terlebih dahulu set pada Level kayuhan yang terendah dan baru meningkatkan beban nya secara perlahan sesuai dengan kemampuan kaki anda.

Tipe sepeda fitness

Bergantung pada cedera yang anda alami, berbagai tipe sepeda fitness bisa digunakan selama masa pemulihan. Seperti sepeda statis yang berposisi tegak, yang mana anda duduk tegak lurus dan tangan memegang stang sepeda, dan ada juga tipe Recumbent Bike yang mempunyai kursi dan sandaran dibelakang yang mampu menahan berat badan, dengan sepeda Recumbent kaki anda lebih leluasa dan tidak terbebani dengan berat badan.

 

Pilihan Pedal

Sepeda statis untuk pemulihan cedera juga perlu memperhatikan fitur pada pedalnya. Bergantung pada jenis cedera yang dialami, beberapa jenis cedera tertentu menganjurkan untuk mengayuh pedal dengan arah yang terbalik atau ke belakang, berdasarkan American Academy of Orthopaedic Surgeons, Mengayuh ke arah terbalik mampu meningkatkan fleksibilitas sendi dan kekuatan otot pada saat masa pemulihan.

 

Penghitung waktu

Faktor selanjutnya yang mempengaruhi pemilihan sepeda fitness untuk pemulihan pasca cedera adalah dengan memilih sepeda statis dengan fitur Timer. Dengan fitur penghitung waktu ini mampu mengatur berapa lama kita akan berlatih, Sama halnya dengan stopwatch. Jika otot dan tubuh anda sudah mulai bertambah kuat, anda bisa menaikkan waktu untuk latihan, semakin kuat semakin lama. Naikkan 1 menit untuk tiap sesi latihan. Dengan adanya Built-in Timer pada sepeda maka akan semakin efektif latihan anda dan tentu cedera anda akan cepat pulih.