Ingin berolahraga tapi kondisi tidak memungkinkan seperti saat pandemi Covid-19 ini? Jangan khawatir, ada banyak aktivitas olahraga yang bisa Anda lakukan di rumah. Salah satunya adalah lari di treadmill. Mengoperasikan treadmill bisa cukup membingungkan bagi mereka yang belum terbiasa menggunakannya. Salah pencet tombol, misalnya tak sengaja menaikkan kecepatan treadmill, bisa saja menyebabkan cedera pada penggunanya. Tips lari di treadmill Bagi pemula yang masih bingung dan tidak yakin untuk menggunakan treadmill, berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu Anda. 1. Awali dengan pemanasan Langkah awal sebelum lari di treadmill adalah melakukan pemanasan dengan berjalan kaki selama setidaknya lima menit dalam kecepatan lambat hingga sedang sekitar 3-4 km per jam yang bisa diatur pada treadmill. Anda bisa melakukan pemasasan selama 5-15 menit. 2. Pelajari fungsi mesin treadmill dengan baik Untuk memaksimalkan olahraga Anda, pelajari berbagai fungsi mesin yang Anda gunakan. Jika Anda menggunakan treadmill di pusat kebugaran, minta bantuan petugas untuk memandu menjalankan fungsinya sebelum menggunakannya, karena tombol fungsi pada mesin treadmill cukup banyak. 3. Jaga kemiringan agar tidak terlalu curam Beberapa pelari beranggapan bahwa mereka sering menggunakan treadmill sehingga tidak jarang ada yang menantang diri mereka sendiri dengan mengatur trek treadmill menjadi tanjakan yang curam atau lebih dari 2 persen. Hal tersebut sebaiknya tidak dilakukan karena dapat menyebabkan ketegangan pada punggung, pinggul, dan pergelangan kaki. Hindari berlari di tanjakan yang curam selama lebih dari lima menit. Anda bisa mencampur tanjakan curam dengan flat running. Bagian yang menanjak membantu membangun kekuatan, sementara flat running membangun stamina dan daya tahan. Lakukan latihan dalam interval 30 menit. 4. Perhatikan langkah Anda Bentuk kesalahan umum saat treadmill adalah overstriding, atau mendarat dengan tumit terlebih dahulu. Karena sabuk treadmill bergerak ke depan, overstriding membuat pengereman pada sabuk sehingga berpotensi mencederai kaki Anda. Untuk menghindari ini, cobalah untuk menjaga kaki Anda berada di bawah tubuh. Pastikan juga tubuh tetap tegak, tidak perlu condong ke depan. Jika terlalu condong ke depan, Anda mungkin berakhir dengan sakit leher dan punggung, atau bisa kehilangan keseimbangan. 5. Tingkatkan jumlah langkah Semakin banyak langkah yang Anda ambil per menit, maka semakin efisien Anda berlari di treadmill. Untuk meningkatkan jumlah langkah selama menjalankan treadmill, fokuslah untuk mengambil langkah yang lebih pendek, lebih cepat, dan menjaga kaki dekat dengan sabuk. 6. Jangan lompat atau pindah posisi saat treadmill masih bergerak Salah satu penyebab terbesar cedera saat treadmill adalah melompat atau jatuh dari treadmill yang bergerak cepat. Jika Anda perlu melakukan sesuatu, Anda bisa memperlambat kecepatan treadmill terlebih dahulu. Setelah itu, barulah Anda dapat melangkah dengan hati-hati. Lakukan hal yang sama ketika Anda kembali, jangan mencoba untuk mematikan atau meninggalkan treadmill saat kecepatan tinggi dan kemiringan yang curam karena bisa membahayakan penggunanya.

Tips Lari di Treadmill agar Olahraga Anda Semakin Efektif

Ingin berolahraga tapi kondisi tidak memungkinkan seperti saat pandemi Covid-19 ini? Jangan khawatir, ada banyak aktivitas olahraga yang bisa Anda lakukan di rumah. Salah satunya adalah lari di treadmill yang bisa anda dapatkan di toko treadmill terdekat

Mengoperasikan treadmill bisa cukup membingungkan bagi mereka yang belum terbiasa menggunakannya. Salah pencet tombol, misalnya tak sengaja menaikkan kecepatan treadmill, bisa saja menyebabkan cedera pada penggunanya.

Tips lari di treadmill

Bagi pemula yang masih bingung dan tidak yakin untuk menggunakan treadmill, berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu Anda.

1. Awali dengan pemanasan

Langkah awal sebelum lari di treadmill adalah melakukan pemanasan dengan berjalan kaki selama setidaknya lima menit dalam kecepatan lambat hingga sedang sekitar 3-4 km per jam yang bisa diatur pada treadmill. Anda bisa melakukan pemasasan selama 5-15 menit.

2. Pelajari fungsi mesin treadmill dengan baik

Untuk memaksimalkan olahraga Anda, pelajari berbagai fungsi mesin yang Anda gunakan. Jika Anda menggunakan treadmill di pusat kebugaran, minta bantuan petugas untuk memandu menjalankan fungsinya sebelum menggunakannya, karena tombol fungsi pada mesin treadmill cukup banyak.

3. Jaga kemiringan agar tidak terlalu curam

Beberapa pelari beranggapan bahwa mereka sering menggunakan treadmill sehingga tidak jarang ada yang menantang diri mereka sendiri dengan mengatur trek treadmill menjadi tanjakan yang curam atau lebih dari 2 persen. Hal tersebut sebaiknya tidak dilakukan karena dapat menyebabkan ketegangan pada punggung, pinggul, dan pergelangan kaki.Hindari berlari di tanjakan yang curam selama lebih dari lima menit. Anda bisa mencampur tanjakan curam dengan flat running. Bagian yang menanjak membantu membangun kekuatan, sementara flat running membangun stamina dan daya tahan. Lakukan latihan dalam interval 30 menit.

4. Perhatikan langkah Anda

Bentuk kesalahan umum saat treadmill adalah overstriding, atau mendarat dengan tumit terlebih dahulu. Karena sabuk treadmill bergerak ke depan, overstriding membuat pengereman pada sabuk sehingga berpotensi mencederai kaki Anda.Untuk menghindari ini, cobalah untuk menjaga kaki Anda berada di bawah tubuh. Pastikan juga tubuh tetap tegak, tidak perlu condong ke depan. Jika terlalu condong ke depan, Anda mungkin berakhir dengan sakit leher dan punggung, atau bisa kehilangan keseimbangan.

5. Tingkatkan jumlah langkah

Semakin banyak langkah yang Anda ambil per menit, maka semakin efisien Anda berlari di treadmill. Untuk meningkatkan jumlah langkah selama menjalankan treadmill, fokuslah untuk mengambil langkah yang lebih pendek, lebih cepat, dan menjaga kaki dekat dengan sabuk.

6. Jangan lompat atau pindah posisi saat treadmill masih bergerak

Salah satu penyebab terbesar cedera saat treadmill adalah melompat atau jatuh dari treadmill yang bergerak cepat. Jika Anda perlu melakukan sesuatu, Anda bisa memperlambat kecepatan treadmill terlebih dahulu. Setelah itu, barulah Anda dapat melangkah dengan hati-hati.Lakukan hal yang sama ketika Anda kembali, jangan mencoba untuk mematikan atau meninggalkan treadmill saat kecepatan tinggi dan kemiringan yang curam karena bisa membahayakan penggunanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *