7 Manfaat Sepeda Statis Untuk Atasi Kolesterol

Bersepeda merupakan sebuah kegiatan olahraga dengan cara mengayuh. Dengan bersepeda, dapat menguatkan kaki, meningkatkan kesehatan dan membakar kalori.

Sekarang, olahraga ini bisa dilakukan di rumah, yakni dengan sepeda statis. Alat ini memiliki banyak manfaat, mulai dari mengurangi tingkat stress dan meningkatkan mood, hingga atasi penyakit berbahaya, lho!

Jadi apa saja manfaat sepeda statis untuk tubuh? Yuk, langsung simak fungsi sepeda statis yang perlu kalian ketahui!

FUNGSI DAN MANFAAT SEPEDA STATIS

1. MEMBANTU MENGURANGI KOLESTEROL

Kolesterol sebenarnya tidak selalu muncul dalam konotasi yang buruk. Seperti bakteri, ada yang baik dan jahat. Kolesterol juga terdiri dari kolesterol baik dan kolesterol jahat. Kolesterol jahat lah yang sebenarnya dapat menimbulkan risiko penyakit jantung.

Selama dalam kadar yang normal kolesterol tidak akan berbahaya. Maka dari itu, harus diketahui, bersepeda statis dapat menjaga kolesterol baik tetap tinggi dan menurunkan kadar kolesterol jahat.

Efek positif berolahraga sudah melewati berbagai penelitian. Ini membuktikan bahwa sebaiknya orang-orang yang memiliki masalah kolesterol melakukan olahraga secara teratur dan kegiatan fisik seperti sepeda statis.

2. MENGURANGI BERAT BADAN

Jika kamu ingin menurunkan berat badan, sepeda statis bisa menjadi alat untuk membantumu membakar kalori dan lemak, bahkan meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh. Pembakaran kalori akan tergantung dari berat badan, beban, durasi dan, intensitas latihan.

Ketika beban latihan ditingkatkan maka jumlah kalori yang dibakar bisa meningkat walaupun pada intensitas dan durasi yang sama. Dengan olahraga ini, menurunkan berat badan bisa menjadi lebih efektif bergantung pada kondisi tubuh.

3. MENURUNKAN RISIKO DIABETES

Olahraga fisik yang mengedepankan daya tahan seperti sepeda statis dapat memberikan keuntungan bagi penderita diabetes. Diabetes ditandai dengan kelebihan gula dalam darah. Ketika bersepeda statis, otot akan menggunakan glukosa dan hasilnya, tingkat gula darah akan berkurang.

Selain itu, olahraga seperti ini memberikan keuntungan pada insulin dimana, insulin merupakan hormon yang dikeluarkan tubuh dan mengatur tingkat gula dalam darah. Bagi orang-orang yang mengalami diabetes, insulin tidak bekerja secara baik.

Dengan berolahraga secara rutin, dapat meningkatkan insulin yang bekerja untuk menurunkan gula darah.

4. MENYEHATKAN JANTUNG

Jantung yang terlatih dengan baik berdetak lebih sedikit dan memiliki pacu jantung yang lebih rendah, baik saat beristirahat maupun saat kondisi latihan. Idealnya, tekanan darah yang menjamin sirkulasi darah di arteri, juga lebih rendah pada jantung yang sehat.

Orang-orang yang terbiasa berlatih memiliki kemungkinan terkena serangan stroke yang lebih sedikit. Diperlukan latihan yang rutin paling tidak 30-45 menit dalam 2 hingga 3 kali seminggu.

Sepeda statis merupakan olahraga yang ideal untuk melatih jantung dan lihat peningkatannya setelah kamu melatih diri dengan bersepeda statis.

5. MEMPERKUAT OTOT

Berolahraga menggunakan sepeda statis tidak hanya baik untuk tubuh bagian bawah (kaki), tetapi juga tangan, perut dan punggung. Saat bersepeda bagian bawah tubuh pastinya akan bekerja lebih banyak.

Kemudian, bagian punggung akan mempertahankan posisi tubuh. Otot pada lengan pun juga bekerja walaupun lebih sedikit dari bagian tubuh lainnya. Ketika beban pada sepeda statis ditingkatkan, otot akan bekerja lebih keras, sehingga dapat membentuk otot.

Sedangkan, beban yang rendah pada sepeda statis baik untuk pemanasan dan membantu meningkatkan ketahanan. Tentunya, butuh latihan yang rutin untuk mendapat hasil yang terbaik.

6. OLAHRAGA RINGAN UNTUK SENDI

Olahraga ini sering direkomendasikan untuk rehabilitasi khususnya setelah cedera kaki atau pergelangan kaki. Sepeda statis adalah olahraga yang ringan dan halus untuk sendi yang dapat membantu memulihkan cedera.

Akan tetapi, tetap dibutuhkan instruksi atau konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

7. MENCEGAH ALZHEIMER DAN PARKINSON

Penting bagi seorang yang berumur 65 tahun ke atas untuk tetap aktif dan melakukan olahraga secara rutin. Banyak studi menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat mengurangi risiko penyakit menurun, seperti alzheimer atau parkinson.

Hal ini dapat dibuktikan karena, olahraga fisik menstimulasi beberapa area tertentu pada otak. Sepeda statis merupakan alat olahraga yang bisa dilakukan oleh hampir semua umur dari umur 9 hingga 99 tahun.

Penelitian juga menyoroti bahwa tidak ada kata terlambat bagi siapa saja yang ingin memulai berolahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *