3 Tips Mencari Alat Treadmill Terbaik 2020

Mencari celah waktu untuk berolahraga di tengah rutinitas yang padat memanglah sulit. Anda takkan punya waktu banyak untuk datang ke pusat kebugaran. Walau begitu, kesehatan tubuh beserta organ di dalamnya harus dijaga dengan cara berolahraga. Bagaimana caranya? Cara paling mudahnya adalah dengan memiliki alat treadmill sendiri di rumah.

Treadmill merupakan alat kebugaran yang biasa dipakai untuk berlari atau jalan santai. Walaupun harga jualnya tidaklah murah, Anda seolah-olah sedang berinvestasi sewaktu membeli alat ini. Produk keluaran Jaco, Idachi, Total Fitness, dan RedPanda dihadirkan dengan karakteristik, fitur, dan desain yang beragam dari mulai yang elektrik hingga manual. Dalam artikel ini, kami akan ajak Anda mengenal lebih dekat tentang treadmill sekaligus merekomendasikan produk terbaiknya.

Cara Memilih Treadmill Berkualitas Bagus

Sebelum melihat produk manakah yang paling tepat untuk Anda, Anda harus tahu terlebih dahulu bagaimana cara memilih tradmill yang benar. Karena banyaknya fitur yang beragam, Anda mungkin harus menyesuaikannya dengan kebutuhan. Untuk itu, lebih baik Anda baca dulu bagian ini dengan saksama!

1. Hindari treadmill dari bahan bermutu rendah

Investasikan badan Anda agar tetap sehat dan berusia panjang dengan membeli treadmill berkualitas baik. Saat ini sudah banyak ditemukan treadmill dengan harga yang murah. Anda harus waspada dengan produk yang dibandrol dengan harga sangat rendah. Mengapa begitu? Alasannya, perangkat yang memfasilitasi lari Anda ini haruslah terbuat dari material yang bermutu tinggi.

Saat berlari, tubuh Anda akan bertumpu pada sabuk konveyor yang bergerak seiring langkah kaki Anda. Jika komponen tersebut terbuat dari bahan berkualitas rendah, maka daya tahannya pun tidaklah baik. Anda tentu tidak ingin membeli produk yang cepat rusak, bukan? Oleh sebab itu, hindarilah membeli treadmill yang komponennya berasal dari bahan-bahan rendah mutu. Agar tidak keliru, Anda harus berhati-hati ketika melihat produk yang dijual dengan harga sangat murah.

2. Panjang sabuk konveyor yang ideal haruslah lebih panjang 10 cm dari langkah kaki Anda

Area berlari yang mana berpusat pada sabuk konveyor merupakan bagian yang paling penting untuk diperhatikan. Selain memastikan material sabuk konveyor yang bermutu baik, Anda juga perlu mengecek panjang sabuk tersebut. Agar aktivitas lari Anda terasa nyaman dan aman, sebaiknya mencari treadmill dengan sabuk konveyor yang lebih panjang 10 cm dari langkah kaki Anda.

Untuk penghitungan mudahnya, Anda bisa menggunakan rumus tinggi badan x 0,65 + 10 cm. Sebagai contoh, angagplah tinggi badan Anda 165 cm. Berdasarkan rumus tersebut, maka panjang area lari pada treadmill yang ideal adalah: 165 x 0,65 + 10 cm = 117,25 cm atau bulatkan menjadi 120 cm. Poin ini perlu Anda perhatikan matang-matang agar tidak kecewa karena mendapati treadmill yang tidak memfasilitasi ruang gerak kaki Anda.

3. Untuk lebar sabuk konveyor sebaiknya 35 – 40 cm

Masih membahas tentang sabuk konveyor, baik untuk berlari ataupun berjalan, sebaik-baik lebar sabuk berkisar antara 35 – 40 cm. Sebagian produsen bahkan merancang lebar area lari ini mencapai 45 cm untuk menunjang aktivitas lari berkecepatan tinggi.

Sementara untuk angka idealnya, Anda yang menggunakan treadmill untuk berlari atau jogging adalah sekitar 40 cm. Sedangkan untuk dipakai berjalan santai sudah cukup jika area larinya hanya sebesar 35 cm. Semakin besar lebar area lari, maka kenyamanan pun akan Anda rasakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *