Manfaat Latihan Beban Bagi Wanita

Manfaat Latihan Beban Bagi Wanita

Kaum milenial kini tengah keranjingan olahraga. Beragam jenis olahraga pun bermunculan demi memenuhi ‘tuntutan’ olahraga para milenial. Sebut saja zumba, yoga, pilates, dan lainnya.

Namun, tak bisa dimungkiri kalau salah satu jenis olahraga yang paling populer adalah latihan angkat beban. Olahraga ini populer di kalangan pria, namun masih jarang wanita yang ingin melatih olahraga tersebut.

Ditakuti wanita karena dianggap akan membuat tubuh berotot dan tak lagi seseksi yang mereka bayangkan. Padahal, latihan beban membawa hasil nyata dan memuaskan.

Kini, wanita tak perlu takut melakukan latihan beban, karena instruktur pribadi, Tom Mans berbagi dengan The Independent tentang enam alasan mengapa latihan beban bakal jadi rutinitas baru wanita dan layak dicoba.

1. Kunci Musnahkan Lemak
“Jika ingin menghilangkan lemak, satu-satunya faktor paling penting adalah memastikan Anda membakar kalori lebih dari yang Anda konsumsi hari demi hari,” jelas Mans.

Dengan latihan beban, Anda membangun otot yang ramping, dan otot aktif secara metabolis di mana karbohidrat dan lemak tubuh terbakar dan jadi energi. Lebih banyak otot yang dimiliki, maka tingkat metabolisme basal (Basal Metabolic Rate/BMR) makin tinggi, sehingga kalori yang terbakar lebih banyak saat latihan.

BMR adalah kebutuhan kalori tubuh untuk melakukan aktivitas basal, misalnya saat tidur dan tidak melakukan apapun, tubuh tetap melakukan aktivitas. Aktivitas itu antara lain, memompa jantung, bernapas, mempertahankan suhu tubuh dan mencerna makanan.

2. Lebih Efektif Dari Kardio

Banyak orang berpikir latihan kardio jadi kunci untuk menghilangkan lemak tubuh. Namun, menurut Mans latihan kardio seperti lari atau bersepeda membuat otot tegang yang dapat menimbulkan cedera dan tidak akan membangun otot.

Selain itu, latihan beban jadi latihan yang tak akan ada habisnya, sehingga tak membosankan seperti latihan kardio.

3. Latihan Beban Tidak Bikin Badan Bongsor dan Berotot

“Saya sangat mengerti kenapa wanita berpikir latihan beban membuat Anda bongsor dan berotot,” katanya.

Namun, lanjut Mans, latihan beban memang dapat membuat tubuh berotot hanya jika dibarengi dengan diet ketat dan latihan khusus. Tubuh wanita tidak didesain untuk membentuk otot seperti pria.

“Rata-rata, kadar testosteron pada pria kira-kira tujuh hingga delapan kali lebih besar dari wanita. Dan testosteron adalah hormon utama dalam pembentukan massa otot,” sambungnya.

4. Kepadatan Tulang Meningkat

Studi mengungkapkan bahwa aerobik dan latihan ketahanan membantu menguatkan kemampuan tulang untuk menahan beban, tapi latihan ketahanan lebih efektif.

Mans berkata saat tulang di bawah tekanan dari latihan ketahanan dalam periode lama, maka tulang akan tumbuh semakin kuat dan kepadatannya meningkat untuk menahan beban dan tekanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *